Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah

Tawuran antar pelajar, mencontek, bolos sekolah, dan berbagai hal negatif lainnya yang terjadi di dunia pendidikan semakin sering terjadi. Peristiwa ini menyedihkan dan membuat khawatir orang tua juga guru di sekolah. Oleh karena itu, diperlukan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada sisi kognitif tetapi juga pengembangan sikap yang baik. Pemerintah memberi solusi dengan mencanangkan pendidikan karakter yang berbasis agama dan akhlak mulia.

Akhir-akhir ini pendidikan karakter sedang marak diperbincangkan oleh para pendidik di negeri ini. Mengingat banyak peristiwa terjadi di dunia pendidikan yang mencoreng dan mengganggu nama baik institusi pendidikan di Indonesia. Sebetulnya apa yang dimaksud dengan pendidikan karakter?

Pendidikan merupakan sebuah proses menyatunya nilai-nilai budaya pada diri seseorang sehingga dia menjadi manusia yang lebih baik dan berbudaya. Dalam proses pendidikan tersebut, guru tidak hanya menyampaikan pengetahuan yang dimilikinya tetapi lebih dari itu harus pula membentuk muridnya agar menjadi manusia yang memiliki karakter baik dan berguna bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Menurut Suyanto dalam kemdiknas.go.id menyatakan “Karakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.” Individu yang berkarakter baik adalah individu yang memiliki watak bermartabat sehingga mampu menampilkan ciri khas pribadi yang dapat menjadi panutan bagi orang lain.

Pendidikan karakter adalah langkah terencana untuk membentuk pribadi peserta didik agar mengenal, peduli, dan memadukan nilai-nilai baik dalam pembelajaran di sekolah pada setiap aspek yang ada di sekolah. Nilai-nilai baik tersebut harus melibatkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yang akan berguna bagi kehidupan siswa di kemudian hari.

Pendidikan karakter dalam pelaksanaannya memerlukan dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya dari guru dan pihak sekolah tetapi juga keluarga serta lingkungan masyarakat sekitar siswa agar terjadi lingkaran komunitas yang bersinergi dan menghasilkan tatanan masyarakat yang madani.

Beberapa daerah telah mengaplikasikan pendidikan karakter dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Palangkaraya, contohnya, akan mulai menerapkan program pendidikan karakter mulai tahun ajaran 2012. Diharapkan dengan adanya penerapan pendidikan karakter ini dapat meminimalisir bahkan mencegah meningkatnya perilaku kenakalan remaja di kalangan pelajar.

Dalam pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah, ada dua mata pelajaran yang dapat langsung mengimplementasikannya pada materi ajar terkait dengan pengembangan budi pekerti dan akhlak mulia, yakni pendidikan agama dan PKn. Selain dua pelajaran tersebut, pelajaran lain lebih pada internalisasi nilai-nilai dalam tingkah laku sehari-hari melalui proses pembelajaran (kegiatan belajar mengajar dan penilaian).

Ada delapan hal yang menjadi pokok dalam pendidikan karakter, yaitu:

1. Kereligiusan
2. Kejujuran
3. Kecerdasan
4. Tanggung jawab
5. Kebersihan dan kesehatan
6. Kedisiplinan
7. Tolong menolong
8. Berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif

Pelaksanaan pendidikan karakter baik melalui proses pembelajaran, kegiatan pembinaan kesiswaan, maupun pengelolaan sekolah perlu dimonitor dan dievaluasi agar kesesuaian antara tujuan dan penerapan dapat terpantau dengan baik serta hambatan-hambatan yang dihadapi dapat dicari solusi dalam masalah yang dihadapi.

mandikdasmen.kemdiknas.go.id

Author: Inonk

Share This Post On

4 Comments

  1. keren. ya tahun2 ini pendidikan karakter mseti diproyekin neh. soalnya di kabupaten saya sosialisasi gencar banget, reraslisasi niihil. tapi mesti tetp semanget kan nur

    Post a Reply
    • Nalia

      Tetap semangat pak rusydi, jadi guru banyak tantangannya, banyak pahalanya :)

      Post a Reply
    • hehehe…gitu ya….
      nanti utk selanjutnya diperhalus lg deh ron.
      tengs ya…

      Post a Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>