Kuliah di Belanda, Mengapa Tidak?

rnw.nl

Gaung Belanda sebagai negara tujuan studi luar negeri mungkin memang tidak terdengar sehebat Amerika, Inggris atau Australia. Tetapi negeri kincir angin ini mulai meraih popularitasnya sebagai tujuan belajar mahasiswa Indonesia beberapa tahun terakhir. Data Nuffic Neso Indonesia di tahun akademik 2009-2010 menunjukkan bahwa ada lebih dari 1.000 pelajar Indonesia yang melakukan studi di Belanda dari berbagai jenjang. Ini menempatkan Indonesia di posisi ke-11 sebagai negara yang jumlah mahasiswanya terbanyak di Belanda. Apa yang membuat si negara tulip ini begitu memikat pelajar Indonesia?

Kualitas pendidikan yang diakui dunia. Berdasarkan statistik The Times Higher Education, ada 10 universitas Belanda yang masuk dalam jajaran 200 universitas terbaik di dunia. Secara umum, ada 2 jenis institusi pendidikan di Belanda, yaitu Universities of Applied Sciences, yang berfokus pada bidang seni dan ilmu pengetahuan terapan dan Research Universities, yang berfokus pada bidang akademik dan penelitian. Di samping itu, masih ada institusi pendidikan internasional yang khusus ditujukan bagi pelajar internasional. Institusi ini menyediakan jalur pelatihan pascasarjana dan beragam program pendidikan bagi para profesional dan komunitas internasional.

Program kuliah berbasis bahasa Inggris. Sejak tahun 1998, Belanda telah menawarkan banyak program kuliah dengan menggunakan bahasa Ingrris sebagai bahasa pengantarnya. Dari total 1.560 program kuliah dan mata kuliah yang ditawarkan di Belanda, 98% diantaranya berbasis bahasa Inggris. Hal ini berbeda dengan negara lainnya, seperti Jerman, yang menggunakan bahasa pengantar Jerman di seluruh program kuliahnya. Sehingga pelajar internasional lebih mudah beradaptasi dan tidak menghadapi kendala bahasa yang berarti.

Biaya studi yang relatif lebih murah. Biaya per tahun untuk S1 di Belanda berkisar antara Rp.34-102 juta, sedangkan untuk S2 berkisar dari Rp.73-219 juta. Bandingkan dengan biaya studi per tahun di Inggris, untuk S1 mulai dari Rp.130-445 juta dan untuk S2 sekitar Rp.131-427 juta.

Program beasiswa bagi para profesional muda. Saat ini Belanda bekerja sama dengan Indonesia dengan menawarkan program beasiswa, StuNed senilai 30 juta Euro atau sekitar Rp.450 juta. Program ini diharapkan menjaring lebih banyak lagi mahasiswa Indonesia, khususnya para profesional muda. Adapun beasiswa ini lebih ditujukan pada mereka yang berminat mengambil program pendidikan Master, kursus singkat berdiploma, pelatihan tailor-made dan kursus penyegaran, khusus bagi alumni StuNed.

Kehidupan multikultural Eropa yang khas. Belanda begitu kaya akan budaya dan menyambut hangat kehadiran pelajar internasional. Walaupun bahasa nasionalnya adalah bahasa Belanda, namun sebagian besar penduduk menguasai bahasa asing lainnya, seperti bahasa Inggris, Jerman dan Perancis.

Kemudahan mobilitas. Belanda bersama 15 negara lainnya tergabung dalam kelompok Schengen Countries. Dengan begitu, selama berada di Belanda, anda berkesempatan untuk mengunjungi negara-negara tetangga seperti Belgia dan Jerman dengan mudah tanpa memerlukan visa baru. Berhubung jarak antar negara relatif dekat, bus atau kereta api bisa menjadi pilihan sarana transportasi yang terjangkau.

hotcourses.co.id | nesoindonesia.com | studidibelanda.com

maddie

Author: maddie

Penulis adalah seorang ibu satu anak yang cukup health-conscious, punya big passion di bidang baking, tarik suara. dan scrapbooking. Lulusan Food Science yang terlanjur jatuh cinta dengan dunia tulis menulis.

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>