Sanggar Seni Sapu Jagad Membawa Wayang Hingga Manchester

Foto : Republika.co.id

Sanggar seni sapu jagad yang berdiri sejak 1999 merupakan sanggar yang bisa kita banggakan. Beranggotakan lebih dari 100 orang yang terdiri dari anak-anak putus sekolah yang kebanyakan berasal dari keluarga yang kurang harmonis. Pembinaan dilakukan sejak dini guna memberikan dasar moral yang baik.

Didirikan oleh  Yul Ardhi Antono  pemuda yang biasa dikenal dengna nama Dalang Ki Ardhi Poerbo Antono, karena rasa cintanya terhadap seni dan budaya bangsa Indonesia. Serta membina anggota-anggota sanggar kea rah positif. “Di sini kami membina agar mereka terhindar dari buruknya pergaulan bebas, free sex, dan narkoba,” jelas Yul.

Sanggar Seni Sapu Jagad didirikan untuk mewadahi aktivitas serta kreativitas berkesenian tradisional terutama seni peda-langan, tari, dan karawitan. Di samping itu, sanggar tersebut berfungsi sebagai benteng pertahanan kesenian tradisional dari serbuan budaya kapitalis Barat.
Demi mencapai hal tersebut, Sanggar Seni Sapu Jagad memegang teguh semboyan Hakaryo guno memayu hayuning baivono yang artinya berbuat yang bermanfaat bagi ketenteraman alam atau sebagai rahmatan lil alamin.

Meski secara teknis Sapu Jagad itu sanggar seni, ternyata memiliki strategi yang mumpuni untuk menyebarkan karya seni yang dihasilkan. Setidaknya, Yul fokus menggunakan tiga saluran untuk mensosialisasikan sejumlah karya yaitu saluran birokrasi, sosial, dan religi.
Tiga hal tersebut, menurut Yul, merupakan bentuk dari apresiasi generasi bangsa Indonesia yang patut dijaga dan dilanjutkan konsistensi prestasinya. Bermodal semangat 28 Oktober 1928, pemuda-pemuda Indonesia harus bangkit dan menunjukkan prestasi yang selama ini tenggelam oleh konflik internal pemerintahan.

Pada 2010 pertunjukan wayang kulit berhasil ditampilkan dalam ajang Kesenian International Contacting the World 2010 di Manchester, Inggris.  Sanggar seni sapujagad dari Jawa Timur menjadi wakil dari Indonesia mewakili  15 negara terpilih dari 150 negara kontestan.
Kelompok lain yang lolos adalah masing-masing dari Inggris, Swiss, India, Iran, Belanda, Denmark, Afrika, Amerika, dan Jamaica. Keberangkatan FKSB ke Inggris ini mendapat dukungan serta perhatian khusus dari anggota Komisi X DPR RI yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, Olahraga dari Partai Demokrat Theresia E.E Pardede atau yang biasa dipanggil Tere.

Pada festival yang diikuti 150 negara itu, Indonesia yang diwakili Sanggar Seni Sapu Jagad pimpinan Yul Ardhi Antono menampilkan pertunjukkan wayang kulit dengan lakon Ken Arok dan Ken Dedes. Sanggar Sapu Jagad mengemas pertunjukan itu dengan alunan musik gamelan, serta tarian tradisional Jawa Timur.

Dalam festival tersebut delegasi Indonesia pun meraih penghargaan berupa trofi dan piagam sebagai the best performance, “Pada festival di Manchester ini, kita seperti menegaskan kembali bahwa wayang memang milik leluhur kita. Kesenian wayang telah men-darah daging sebagai budaya tradisional Indonesia,” ungkap Yul bangga.

Dalang muda Ardhi Poerbo Antono merupakan sarjana pendidikan seni tari, lulusan Universitas Negeri Malang. Pada 2009, memperoleh penghargaan di bidang Seni Budaya dan Pariwisata. Ia termasuk salah satu dari tujuh pemuda yang diberikan penghargaan dari Menpora karena dianggap memberikan inspirasi untuk pengembangan kreativitas tradisional.

Sepak terjang Yul Ardhi Antono atau Dalang Ki Ardhi Poerbo Antono dengan Sanggar Sapu Jagadnya memang bisa merefleksikan gerakan pemuda masa kini, seperti di masa lalu, penuh ambisi dan sangat berapi-api. Namun, sangat disayangkan saat ini masih ada pemuda-pemuda yang terjerumus ke pergaulan negatif. Tentu menyedihkan, tapi masih ada waktu untuk berubah, dan menghasilkan yang lebih baik.

Sebagai tolok ukur negara yang berbudaya, prestasi itu menunjukkan bahwa bangsa Indonesia patut diperhitungkan di dunia. Generasi muda, menurut Yul, harus menjadi garda terdepan dalam membela martabat bangsa di kancah dunia. Generasi muda bisa mengharumkan bangsa di dunia internasional.

 

Eko

Author: Eko

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>